mungkin ini keluh

February 9, 2010 at 4:52 pm | In SimplyZiyy, my Life | Leave a Comment
Tags: , , ,

dunia itu, politik membuatku tak berkutik. magnetnya mengaburkan kejujuran, membuat perih pandangan, menghabiskan upaya berbincang.

aku suka membicarakan hal-hal besar, membicarakan mimpi peradaban, membicarakan ikhtiar panjang untuk sebuah kejayaan. tapi aku tidak suka membicarakan hal-hal yang hanya bersifat persuasif namun sebenarnya remeh temeh karena terlalu banyak sisi terpakai. aku tidak suka membicarakan dan terlarut pada perdebatan penuh egoisme.

mengapa tidak kita membatasi saja perbincangan yang mengoreksi kesalahan masa lampau, dan memberikan waktu serta energi yang lebih untuk solusi dengan efek berkepanjangan.
mengapa tidak kita sederhanakan saja bahasa kita? agar suara-suara hati dengan karakter berbeda mampu menyatu dalam gelombang yang sejalan untuk harmoni yang menenangkan.

mungkin ini karena aku pleghma, aku cinta kedamaian, benci kekerasan dan tidak berdaya pada aniaya. karena itu aku mengeluhkan pertikaian ‘kita’.

aku hanya berkeinginan agar semua menjadi sederhana baik dimataku maupun dimata kalian. agar dendam bukan hasil dari sedemikian pertarungan argumen.

aku ingin kita berdialog tanpa prasangka, menyertai logika dan persamaan nasib. bahwa kita satu cita kebenaran, satu jalan perjuangan.

*sejak dalam perjalanan pulang, kalut ini tidak habis. semoga menuliskannya berarti sebuah upaya mengikis kekhawatiran.

tsurayya al faza
dalam atmosfer dingin malam di Kemang

Khaliliy Muhammad

February 9, 2010 at 4:32 pm | In Mengutip..cuplikan | Leave a Comment
Tags: ,

Muhammad, secara paradoks menjadi sosok pribadi yang tak lekang oleh waktu justru karena beliau begitu berakar dalam periodenya sendiri.

-karen armstrong-

Peradaban itu besar

January 29, 2010 at 5:38 am | In Lepas | 1 Comment
Tags: ,

Berbicara tentang hal-hal besar, memang rasanya capek. Bikin lelah.

Lebih-lebih bila membicarakan peradaban.

Aku menghargai, bahkan menyukai untuk terlibat dalam dialg mengenai peradaban. Inilah mungkin situasi saat pangkal pemikiran dimbang-ambing.

Bisa saja terjerembab, namun bisa lebih indah saat dirimu memiliki pegangan dan kemudian terkendalikan. Fikrah- bisa dibawa ke dalam pintu-pintu yang berbeda yang lebih membuka mata-mu yang menghilangkan silau dari pandangan mata.

Ah, memikirkan manusia dan peradaban. sungguh seperti memangkul gunung. Ini mengait dan erat dengan kemanusiaa. Manusia yang memiliki cipta dan karsa dan memiliki kerajaan pemikiran yang lantas tidak mudah diterabas..

Tapi menyejukkan, bahwa ada sjalinan keinginan untuk membangun sebuah peradaban yang islami.

MasyaAllah

Allah al-Malik. Raja dari segala raja

SDIT Baitul Maal bersemangat!

13 Safar 1431 H

penuh bukan sepenggalan

January 23, 2010 at 8:44 pm | In Lepas, Mengutip..cuplikan | Leave a Comment
Tags: , ,

keberlangsungan dakwah berlaku hingga kehidupan Islami menjadi aturan hidup sepanjang hayat. .

sampai di titik itu, kita yang mengharapkan diri adalah bagian dari segolongan umat yang menyeru pada kebaikan, akhirnya harus menyadari bahwa konsekuensi kehidupan islami menjadi aturan hidup sepanjang hayat adalah totalitas.

menjemput totalitas, mengupayakan totalitas, serta memelihara diri dalam orbit perjuangan yang diwarnai totalitas.

centrum

January 19, 2010 at 5:11 pm | In SimplyZiyy, my Life | 2 Comments
Tags: , ,

hari ini sebagian waktuku habis untuk mengajar. sebagiannya mengerjakan pekerjaan sampingan selain kuliah tentunya, karena hari ini libur.

tiada yang terlalu berkesan hingga akhirnya jadwal ngajar tergenapi. yaitu malam pukul 21.00.

seperti biasa aku bertolak dari Bintaro menuju Kemang. tapi juga tak seperti biasanya, aku semakin ugal-ugalan mengendarai motor. ingin cepat dan terus menaikkan kecepatan kendaraan. padahal dingin, yang memang biasa.

hatiku ingin cepat-cepat sampai dirumah. agar tahu bahwa aku telah berteduh. agar yakin aku telah berada disekeliling keluargaku.

selain itu, karena kewajiban yang menggunung hasil penundaan, karma kelalaian. tapi aku tahu, mesti bersegera menyelesaikan.

**

tiba-tiba semua tentang ‘masalah’. tidak bisa dilupakan karena yang harus adalah diselesaikan. ingin segera menyudahi namun sebuah kepastian bahwa tanggungan kewajiban akan selalu menyambangi dalam bentuk yang berbeda-beda, tinggal tunggu waktu dan kehidupan kan berkata apa.

**

aih, aku bersin-bersin. tenggorokanku sakit. dan aku masih meminum minuman botolan. yang mungkin banyak pengawet dan pewarnanya.dengan kemengertianku akan hal itu, aku seolah membunuh diriku perlahan. ya, aku menumpuk toksin. bukan begitu?

belum lagi, aku jarang tidur belakangan ini. ada saja hal kurang berguna yang menyibukkan aku yang sok sibuk.

masuk angin? rasanya hampir setiap hari. dengan bantuan angin malam yang merontokkan paru-paruku perlahan-lahan tentunya.

**

kembali bahwa aku menginginkan banyak hal. banyak to do list tercetak di notes harianku. beragam. list keinginan, list dengan segmen akademis, ruhiyah, jasmani, hingga list hubbud dunnya alias keinginan-keinginan hawa semata juga ada.

aku ini rakus. juga lapar. untuk membaca. tapi aku terseret-seret karena banyak yang kubaca bagai jatuh ke wadah bolong. alias tidak jua bertambah volume pengetahuanku.

**

aku berlindung dan memohon keberkahan.  centrum

January 18, 2010 at 4:42 pm | In Lepas, Mengutip..cuplikan | Leave a Comment
Tags: ,

“Khalifatul Ardh akan diserahkan kembali ke tanganmu. Bersedialah dari sekarang. Tegaklah untuk menetapkan engkau ada. Denganmulah Nur Tauhid akan disempurnakan kembali. Engkaulah minyak Athar itu, meskipun masih tersimpan dalam kuntum yang mekar. Tegaklah dan pikullah amanat ini di atas pundakmu. Hembuskan hangat napasmu di atas kebun ini. Agar harum-haruman narwastu meliputi segala. Dan janganlah dipilih hidup bagai nyanyian ombak, hanya berbunyi ketika terhempas di pantai. Tetapi jadilah kamu air bah, mengubah dunia dengan amalmu. Kipaskan sayapmu diseluruh ufuk. Sinarilah zaman dengan nur imanmu. Kirimkan cahaya dengan kuat yakinmu. Patrikan segala dengan nama Muhammad. Kalau kembang tak mekar dalam kebun, tidaklah unggas malam akan bernyanyi memanggil bulan. Kalau lebah tidak merongong, tidaklah kuntum akan tersenyum. Kalau nama Muhammad tak ada di alam, tidaklah yang maujud merasai hangat hidup…”

Muhammad Iqbal

merindu

January 13, 2010 at 1:03 am | In Dariku,, Uncategorized | Leave a Comment
Tags:

aku merindu Gaza, dengan aroma jihadnya, dengan aroma militansinya, dengan aroma ketergantungan sepenuhnya hanya kepada Allah Al Malik. aku merindu Al-Quds dengan segala kemuliaannya yg nyata. kejayaan Islam nyata namun tidak dengan ketabahan & kesabaran yg murah, melainkan atas kegigihan yang luarbiasa. ikhtiari kita, apa…pun itu, sempurnakan.itulah nashr yg baru bisa kita sempurnakan atas Nashr-Nya yg paling sempurna.

peneguh pijak

January 11, 2010 at 12:49 am | In Mengutip..cuplikan, SimplyZiyy | 2 Comments
Tags: , ,

Selamat datang di zona ketabahan berkadar tinggi akhi / ukhty…. Ya, karena di zona ini antum tak hanya dituntut untuk kuat, tapi juga bisa menguatkan. Tak hanya semangat, tapi juga bisa menyemangati. Dan jangan sekali-kali mengharap sanjungan sesering apapun antum melakukan kebaikan dan seprestatif apapun antum, namun bersiaplah mendapat caci maki dan gunjingan, jika antum lalai meski hanya sekali saja terlakukan. .

malam minggu & Kemang

January 10, 2010 at 1:08 am | In Uncategorized | Leave a Comment
Tags:

sabtu malam,
seperti biasa, malam menjadi saksi aku melaju dari bintaro-kemang.
kemang dan malam minggu, apa yang akan ada dalam pikiranmu?

kemang itu lokasi strategis, semi-elit hingga sungguh elit. peradabannya anak-anak gaul. sabtu malam atau orang-orang biasanya menyebut malam minggu, adalah waktu-waktu yang biasa dipergunakan untuk having fun. jika senin-kamis, banyak tempat-tempat hang-out juga resto akan tutup jam sepuluh malam, maka terhitung jum’at malam dan sepanjang weekend, tempat-tempat hang-out juga resto punya energi untuk hidup lebih lama.
dan saya membenci hal itu.
membenci karena harus menyusuri jalan-jalan istimewa itu.

tidak enak rasanya mellihat wajah-wajah bersih itu bergerak memenuhi jalanan kemang raya dengan mobil pribadi mereka yang diparkir hingga kadang setengah badan jalan dipergunakan.
belum saja musik-musik jedag-jedug itu terdengar hingga badan jalan (well, memang tidak mungkin. pastinya mereka menhindari gesekan dengan masyarakat sekitar).

duh jakarta-ku, pantas saja banyak orang-orang pintar tidak bangga padamu. karena kelakuan mereka tidak sesuai dengan sodoran kehidupan yang kau tawarkan.
petak-petak episode begitu mudah kau tampilkan, tapi selalu ada jurang.

kemang, kau besar dengan pikuk hedonism.
ku harap aku dibumi-mu tidak jadi demikian

sebeginikah kemanjaan menampakkan efeknya? hingga rasanya kemanjaan menyulut perlahan-lahan kemunculan jahiliah jilid II.
oo jangan,

jangan-jangan gunungan polah-tingkah setan yang tercermin dari shohibul bait-mu mengundang ganjaran murka. jangan . .jangan tambahkan.

bila Aceh sang Serambi saja diguncang peringatan sedemikian, apalah bentuk peringatan dari Tuhan yang akan sampai padamu?

bila malam minggu jadi berlangsung setiap hari, aku tak akan segan bertolak darimu, memilih tidak hidup di bumi bagianmu.

lihat lebih dekat

January 9, 2010 at 6:34 am | In Uncategorized | Leave a Comment
Tags: ,

merapat untuk mendekat, ma’arif untuk lebih memahami dan memaknai. agar simpul implementasi bisa menyimpul dengan benar, sesuai.

sebenarnya ini mencari, bentuk pencarian yang masih belum fasih benar bentuknya.

melihat saja tak cukup.
melihat yang sekedar memandang.

mendengar yang sekedar sampai informasi namun terhambat untuk mengelolanya

membaca yang hanya singgah dalam sehari, tak lebih.

bukan itu yang  di-ingin. bukan itu yang diharap.

**

melihat rumpun lain,
melihat segolongan lain,
jangan lebih dahulu dilakukan ketika belum kau kenal hakikat diri.
ma’arif yang kau perlukan, begitu orang yang kuhormati bilang.

tika ia ada dalam genggaman, teguh dan berkembang akan lebih mudah.

Next Page »

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.