Paying Attention

Kalau kalian belum tahu, saya kasih tahu ya; saya suka banget sama bulan. Lebih-lebih bulan purnama. Macam anugerah terindah yang diberikan langit ke saya dan ke manusia lainnya.

Karena kesenangan saya sama bulan, saya pasang wallpaper desktop laptop dengan gambar super moon. So I don’t miss it.

Tapi payah, purnama yang asli saya lewati bulan ini. Biasanya saya alert loh kalau tiba ayyamul bidh. Karena hari-hari bulan penuh itu yang saya tunggu. Semalam, saya sebel sendiri jadinya karena tahu bulan purnama dari orang lain. Bukan karena ‘antena’ (yang saya pikir saya miliki) yang menangkap sinyal kedatangan purnama tapi saya perlu ditunjukin dulu, “lihat tuh ke langit.”

Dan iya, the mother moon is there. So round, soak up with light. And so, I look at the sky,Β making “conversation” and tears started to fall.

And suddenly I have this thought: it’s a matter of paying attention to things around you. You can be busy, but still, you have to look up to yourself.

 

Advertisements

3 thoughts on “Paying Attention

  1. Suka liat bulan kesiangan itu kenapa ya? Terus bulan purnama itu kayak nya lebih deket keliatan gede pas subuh. Terus udah bisa ngira2 jam berapa cuma dgn liat bulan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s