Discover Challenge: Song

dari-ig-tatjana
Source: IG-nya Tatjana Saphira

via Discover Challenge: Song

Karena keterbatasan saya untuk berekspresi lebih dalam tulisan tentang ‘Lagu’ ini, jadi saya akan menggunakan bahasa Indonesia saja di sini. Is that okay, with you all? πŸ™‚


Kalau kamu juga subscribe The Daily Post-nya WordPress, tiap tengah malam (kalau kamu di Indonesia) pasti akan muncul prompt setiap harinya. Dan biasanya nih, saya mah lewat aja. Ngga ngambil prompt-nya dan jadiin tantangan. Kenapa? Karena saya kurang luwes nulis pake bahasa inggris DAN biasanya ga bisa eksplor dan bikin tulisan yang panjang kalau topik-nya ngga ‘gw banget’.

Kebetulan, hari ini promptnya adalah lagu. Mungkin adalah topik paling mudah buat semua orang. Who doesn’t listen to music?

Bicara tentang lagu, saya akan mulai dengan memberitahu kalian kalau saya ngga update nih sama lagu-lagu dalam negeri.Β Terus dengerinnya lagu apa?Β  Dibanding lagu lokal, saya lebih tahu judul lagu dari rilis terbarunya girlgroup macam TWICE atau APINK, daripada lagu terbarunya Raisa. I don’t even exactly listen to her (-.-)v

Yaa yaa yaa.. ketahuan deh sekarang kalau saya update sama kpop #ups.

Tapi tapi selera saya bukan kpop kok. Hmm.. saya update tentang mereka, mungkin lebih karena awalnya ikut-ikutan, terus terhipnotis mereka yang menang di visual, terus entertainment-nya mereka ngga se-bikin-rolling-eyes macam entertainment lokal sini. Jadi iya, saya mungkin cenderung ke mereka untuk entertaiment.

Tapi kalau enjoyment, apalagi di musik, saya juga punya selera dong dan (lagi) bukan lokal. Saya lebih sering mendengarkan lagu barat.

Seleranya saya itu musik-musik yang liriknya desperate, broken heart, suicidal (contohnya lagi Elliott Smith). Lagu-lagu yang punya kisah di dalamnya yang agak gloomy. Pake istilah melancholic song deh kalau belum ngerti yang saya maksud di 2 kalimat sebelumnya.

Di sini saya mirip satu selera sama Tatjana Saphira, saat itu dyΒ bilang gini di postingan IG-nya:

I enjoy melancholic music and art. They take me to places I don’t normally get to go.

Apa karena saya ini melankolis, jadi saya juga sukanya lagu-lagu melankolis? Lagu-lagu yang bikin saya sedih, lagu yang bikin saya nangis sendiri saat dengernya (diluar lagu islami yang liriknya itu reflektif banget ya kayak Healing-nya Sami Yusuf atau Sebelum Terlena-nya Hijjaz atau Ya Rasulullah-nya Raihan).

Ini deh, saya kasih lihat playlist yang saya kasih nama ‘Music that stays’

Saya tuh tipe yang kalau suka 1 lagu, bisa saya pake mode ‘repeat 1 song’. Terus aja itu lagu diputer sampe telinga akhirnya sakit karena kelamaan pake earphone. Dan untuk lagu-lagu di atas ini, saya ga bakalan bosen dengerinnya. Mau kayak apa juga.

Di luar lagu-lagu semacam ini, saya suka lagu-lagu brit pop. Ngga gitu suka sama lagu-lagu hits yang chart internesyenel yang di saat yang sama Β juga disukai banyak orang kecuali beberapa. Kecenderungan saya itu kayak gini: suka 1 lagi nih, terus saya kepoin penyanyinya, terus lanjut dengerin 1 album lagu-lagunya. Dan kebiasaannya itu, saya nemu lagu-lagu yang akhirnya jadi favorit itu karena film/buku/tv series. Thanks to their soundtrack and their mentions!

Last but not least, musisi yang saya suka belakangan ini tuh: Aquilo, Daughter, Snow Patrol, Boy, Nell (band dari Korea), Daniela Andrade (yang suaranya pas ngecover lagu-lagu itu bikin mereka jadi satu level lebih manis dari originalnya), Yuna, Ruth B, dst.

Gimana dengan kalian? Boleh dong cerita selera musik kalian di komentar?! πŸ˜‰

Dini hari,
Selatan Jakarta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s