Tertinggal

Siang hari, hari terakhir masuk kerja sebelum libur lebaran, seorang teman dari masa lalu hadir dan persembunyianku terbongkar. Sudah cukup lama memang kali terakhir aku menemui teman lama itu, kurang lebih 5 tahun yang lalu. Dan aku tidak pernah berharap akan bertemu lagi, terlebih saat situasiku masih berbenah seperti sekarang ini. Karena apa? Aku akan terlalu malas untuk menjelaskan kejanggalan yang terbentuk dalam rentang 5 tahun terakhir. Pasti akan berujung melankolisme.

Fragmen lain, berlatar aktivitas selancar daring, yang secara tidak langsung memperlihatkan kabar-kabar lingkaran teman dalam sosial media selalu berhasil membuatku tercekat. Membuatku agak sedikit kesal, bukan terhadap mereka melainkan terhadap ketertinggalanku. Mestinya, setelah bertahun-tahun aku sudah bisa mengatasinya dengan baik. Nyatanya tidak mudah, tidak akan pernah mudah.

Advertisements