Mengerubungi Gerobak Sayur

Mengerubungi gerobak sayur adalah adegan yang paling mudah kita lihat di sinetron. In fact, its daily life ritual (for domestic women). Daan, hal ini mulai menjadi ritual saya. Setidaknya, tiap dua hari saya akan belanja sayur dan masak untuk Papah. Berhubung tinggal saya berdua dengannya, saya tidak masak besar apalagi belanja sayur dalam jumlah banyak. Nope.

What i want to be reflected about this habit was the positive part of it. Meski biasanya ritual mengerubungi gerobak sayur ini sarat dengan emak-emak bergosip, tetap ada yang membuat saya bersyukur kecemplung di aktivitas ini. Pasalnya emak-emak ini, yang selalu memasak untuk makan keluarga juga tak luput bergosipnya, mengajari saya banyak hal. Kebanyakan, tentu saja, tentang mengolah bahan makanan dan resep. Jujur, hal ini begitu bermanfaat bagi saya karena saya masih awam sekali (bahkan terharap bumbu masak!). Feel free to laugh 😦

Minggu lalu, saya kena jadi bahan obrolan emak-emak yang mengerubungi gerobak sayur. Ini karena Papah bocorin betapa clumsy-nya saya karena tak membersihkan lebih dulu ampela ayam sebelum mengolahnya. Saya benar-benar ngga tahu bahwa ampela itu harus dibuka dan kotoran didalamnya dibersihkan. Saat itu adalah kali pertama saya membuat masakan ati-ample. Beruntung, ampela itu saya rebus bulat-bulat dan baru setelah itu, saya tanya bagian itu (maksudnya ampela) mesti seperti apa dipotongnya. Dan di situlah baru saya tahu sadar akan kesalahan saya. Yah, akhirnya, tak banyak yang tersisa dari ampela salah olah itu kecuali ati-nya yang baik-baik saja yang selanjutnya dibuat sambal goreng ati.

Emak-emak ini, disamping kemampuan cuap-cuap mereka, pada dasarnya juga baik hati. Its so easy to ask them about this and that, this recipe or that recipe. They’d directly showed me the right ingredients or giving advices about what food to make.

Postingan ini adalah curhat Ziyy yang masih banyak belajar tentang memasak padahal mamahnya dulu a good-cook tapi dia telat untuk berguru

Advertisements

13 thoughts on “Mengerubungi Gerobak Sayur

  1. ijin ketawa dulu ya, ziyy.. πŸ˜€

    kalo saya beli ati ampela di tukang sayur, biasanya minta dibersihin sama mereka. jadi tinggal nyuci aja. ikan ayam juga minta dipotongin. udang minta dikupasin. jagung. apa lagi ya . hehe

    1. hahha. saran nih.
      oke lah nanti akan aku praktikkan.
      eh, ini sama aja terima bersih ya?
      tapi biasanya yayu pedagang sayur sibuk karena banyak pembeli dan suka nyambi nulis2 catatan utang x.x

  2. πŸ˜€

    kalo di daerah kosan mah, tiinggal bilang.. mau sayur asem gmna? dan ibu2 sayaur ato yg lg beli langsung ngasih tau ramuan sayr asemnya. ato juga masakan lain. langsung minta dipaketin ajah. kayanya mereka udh maklum bgt sm anak kosan ehehe..

    slamat masaak neng ziiy, tin juga lg getol belajar masak inih πŸ˜€

  3. Zi… bersihin jerowan ayam itu paling wenak! waktu babak masih ada, doi gak bisa makan ayam potong yg beli di pasar/tukang warung. klw mau makan ayam mestilah ayam kampung, en dipotong sendiri. Nah, biasanya doi yg nyemblih, gue yg jagal. damn, sekali jagal gue ketagihan. yah, walaupun baunya gak nahan :p

    1. wuih, si mpok jd butcher ternyatah πŸ˜›
      aye belon nyampe sono dah. nyiangin ikan aja belum pernah (nyarinya ikan yg aman macam tuna atau tongkol yg udah tinggal dagingnya. haghaghha XD)

  4. mbak ziyy >.<
    nenekku juga dulu a good cook tp aku ga pernah belajar.

    bahkan ada tetangga yg dateng2 bawa nasi uduk "Resep Emak" katanya. -pas nenek udah ga ada. Lah kita aja ga tau apaan itu resepnya.

    percaya deh kalau resep itu dibilang "warisan"
    hilang bersama orangnya, kecuali resep itu sudah diajarkan
    T____________T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s