Esok

Dalam rangka membawa perubahan terhadap ‘esok’, ada yang bermaksud menggelar tradisi dan perayaan baru yang bakal diingat tiap ‘esok’. Tradisi dan perayaan baru yang sungguh jauh lebih memiliki kebermanfaatan yang luas dibanding perayaan ‘esok’ yang melenceng tapi dimaklumi banyak manusia itu.

Tapi aku, terhadap ‘esok’, lebih memilih menyiakannya. Menjadikannya hari yang sama dengan hari ini atau lusa. Lebih-lebih, sebenarnya aku lebih memilih untuk tidak sedikit pun mengucapkannnya, berusaha sekuat mungkin tidak mengingatnya.

-hanya sebuah pendapat-

Advertisements

25 thoughts on “Esok

          1. dl smu pernah di buletin meski gak aktip2 bgt. ;d

            waktu kuliah keputrian abiiis, hehe.. jd yow paling pas mentoring aja sosialisasi ttg bgmn hari ini sbenenarnya or bikin seminar2 *ko jd serius bahasannya siy –‘

            hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s