Dear Honey

image

Seperti sungai yang mengalir, bening airnya pun selau artikan keseimbangan syair;
yang satukan dua perbedaan dan kelebihan sebagai kekuatan;
lalu saling mengisi seperti matahari dan bulan,
dalam ruang kesolehan dan kasih sayang,
bagi sejarah penutup halaman terakhir perjalanan para ksatria sastra, dakwah dan jihad.
Tercatat dalam untaian rahmat,
berakhir dalam catatan terakhir yang mulia,
digariskan hanya oleh ketetapan Allah subhanahu wata’ala.

Catatan Terakhir – Thufail Al Ghifari

Selamat berbahagia. Selamat bersama menggapai Sakinah Mawaddah dan Rahmah.
Semoga keberkahan selalu menyertai kalian πŸ™‚

Aah, my dear. This morning was a teary moment, for me. Apalagi saat meluk kamu πŸ˜₯
Bahagia, aku bahagia buat kamu tentunya. Its just that you’re my best friend and now you reach a new level of your life called: Marriage.

I have no other words to say T^T

I’ll pray for you as you ask me, and you’ll pray for me as you promise me. May Allah bless us with a fulfilling happiness.

image

Advertisements

10 thoughts on “Dear Honey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s