lalu #menghelanapas πŸ˜₯

DEBUTERBANG

Tak dibayarkan uang 70 ribu itu, maka anaknya tak bisa lanjut sekolah. Sedihlah seorang ayah itu. Terbayang nasib anaknya yang belum dibayarkan uang sekolahnya, apa mungkin memang sudah takdirnya begitu? Anak seorang tukang asongan, tak akan jauh dari orangtuanya. Mengingat bayangan-bayangan itu, dia hampir saja putus asa, kalaulah istrinya tidak tiba-tiba saja menyeletuk.

β€œJangan menyerah dulu Pak, minta saja sama Tuhan, nanti ada jalannya.” Kata istrinya waktu itu.

Tiba-tiba, kata-kata ringkas dari istrinya itu seperti sangat benar. Mungkin istrinya menyampaikan pada suatu kala yang betul-betul diri suaminya itu menerima segala bentuk masukan. Mungkin seperti sedikit tambahan tenaga harapan waktu dia merasa segalanya sudah suram dan kusut masai. Ah…masih ada harapan, masih ada.

Lalu dia kembali lagi bertekad. Ambil wudhu, lalu sholat. Di dalam sholatnya itu dia berdoa khusyuk kepada Tuhan, meminta tujuh puluh ribu rupiah, itu saja, tak ada yang lain.

Keesokan harinya, sang Ayah tadi, dia berdagang lagi. Kalau…

View original post 850 more words

Advertisements

2 thoughts on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s