15 Agustus ’12: Mie Aceh, Magnum, dan Ceritamu

Awal pukul sepuluh malam; saat-saat aku bersiap dengan motorku dan hendak berpamitan denganmu, tiba-tiba aku teringat pertemuan terakhir kita sebelum ini pun tertanggal 15. Tepatnya  enam bulan yang lalu. Setengah tahun, padahal jarak rumah kita tidak sejauh itu, dan kita baru bisa bertemu kembali.

Menuliskan ini, aku bingung. Di satu sisi, kata-kata tak bisa mewakilkan sederhananya bahagiaku untuk bisa menemuimu kembali. Di sisi yang lain, aku ingin bercerita panjang tentang cerita-cerita yang kita mampatkan dalam kurang dari tiga jam tadi.

Tapi pada akhirnya, aku hanya bisa mengungkit dan mematri tiga hal: Mie Aceh, Magnum, dan Ceritamu. Rasanya, itu cukup untuk saat ini. Karena InsyaAllah, kita akan segera bertemu. Lalu aku akan menyediakan ruang yang lebih banyak biar terisi kebahagiaanku karena kebahagiaanmu.

*(berusaha) selalu mencintaimu karena-Nya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s