[Aktivitas Membaca] Rapelan 3 Bulan

Hup! Hup! Akhirnya, on the track sodariaaa~

Image

Pfufu, ngos-ngosan, seperti saya pernah sebutkan di quick notes sebelumnya. Lantas, apa bisa menikmati baca ngebut gitu? Jangan salah, ngebut selow atau semacam jalan kaki sama buku (selama membaca) asik-asik aja kok. Hehe, lha sama pacar, apa yang ngga asik coba?

Saya punya salah sama tag jurnal [Aktivitas Membaca]. Salah saya, cuma membuat jurnal rekaman bacaan hanya di bulan Januari. Selebihnya? Jangan tanya kenapa. Nah itu, saya merapel rekaman bacaan saya di jurnal ini. Jadi, monggo disimak

Image

365 Tips Sehat Rasulullah (***)
Iya isinya kumpulan tips kesehatan, lumayan bermanfaat. Bisa dibaca bolak-balik saat diperlukan. Saat kita sakit atau saat membersamai orang sakit

Imipramine (**)
Sebuah novel yang malas-malasan saya selesaikan. Main psikologis karakter sih, tapi kok ya saya ngerasa kurang seru ceritanya. Terasa maksa, gitu deh.

Celana Pacar Kecilku di Bawah Kibaran Sarung (***)
Kumpulan puisi Joko Pinurbo. Lumayan asik dibaca. Ngerasa, iya, Jokpin itu seniman.

Burung Kolibri Merah Dadu (***)
Rasa kumpulan cerita di buku ini seperti cappucinno. Artinya saya menikmati sekali buku ini. Teknis, cerita, dan karakter-karakter yang terkumpul dalam buku ini, asik untuk dinikmati. Dan karena penulis yang sudah lama bertumbuh di kepenulisan, tiap cerpennya terasa matang. Nice.

Image

Untukmu yang Berjiwa Hanif (****)
Suplemen banget!

Zukhruf Kasih (***)
Baca novel ini, bikin nostalgia sama novel-novel islami yang gandrung dibaca masa SMA.

Flipped (****)
Ini novel rasa teenager yang asik banget! Ikutan diajak jungkirbalik. Ngerasain deg-degannya julie juga. Haghagh
Pesan moralnya pun, dapet banget. Recommended untuk semua kalangan (apalagi remaja) lah pokoknyah ^^d

Two Travel Tales (***)
Bagus. Tapi bagian awal, saya kurang menikmati membacanya.

Thats All (****)
Ini juga suplemen. Heartwarming. Bisa dibaca sekali duduk, tapi rasanya fulfilling. Makasih banyak buat kang Pepeng.

Stanza dan Blues (***)
Saya lebih suka ‘Perjalanan Bu Aminah’ daripada kumpulan prosa Rendra yang ini. Tapi yang lebih penting adalah pembukaan dari pihak lain yang mendedah karya Rendra ini, saya ga suka. Kebanyakan, kenapa ga dipadatkan? pfufu

Madre (****)
Saya kesulitan untuk tidak menyematkan setidaknya empat bintang untuk karya Dee. Prosa-prosanya disini bisa saya nikmati, pun dengan cerpen yang dibuatnya.

Rose (****)
Novel melodrama karya Mba Sinta, penulis kesukaan saya. Selalu bisa merasakan totalitas Mba Sinta. Novel ini pun, bagus. Sarat pelajaran, teknis menulis pun tidak perlu diragukan. Wajib baca deh ya

Filosofi Kopi (****)
Idem komen saya sebelumnya di poin buku Madre.

Existere (****)
Saya menyesal pernah menghindari membaca buku ini dimasa pemasarannya, karena ternyata buku ini bagus. Kaya. Ilmu psikologinya dapet banget, melodramanya ada, banyak hikmah. Seperti Rose, saya diajak belajar menjadi tangguh. Salut buat Mba Sinta.

Image

Pukul Sebelas Malam (****)
Kumpulan cerpen milik Mba Desi. Saya suka. Teknis menulisnya dapet banget, ceritanya pun! Kepingin baca ulang biar bisa mengulasnya lebih banyak.

Partikel (****)
Karya Dee yang ini pun, tak bisa lepas dari empat bintang. Asik, tapi bikin gerah-resah-gelisah *halah*. Nanti deh ya, saya bikin ulasannya dengan kalimat yang lebih banyak.

Rahasia Penulis Hebat (****)
Buku how to tentang kepenulisan yang bagus utuk referensi. Buat yang lagi belajar menulis, kayak saya, teknis membuat karakter yang berbeda-beda dan diceritakan dari banyak penulis keren dibuku ini jadi pelajaran banget. Nah, tinggal prakteknya #eh

Melukis Pelangi (****)
Buku ini, saya baca cepat. Endorsement kebanyakan, kata pengantarnya pun! Bagian awal, saya skimming. Bagian tengah hingga akhir, saya nikmati dan bikin saya terisak dan tertegun menjeda membacanya beberapa kali. Nah, empat bintang itu saya sematkan sambil membayangkan betapa bermanfaatnya buku ini untuk bisa memotivasi penggemar Oki yang segitu banyak. Betapa keberkahan semoga melimpahi ia dan ikhtiarnya dalam banyak proyek kebaikan.

Diriku, Bagaimana Kabarmu? (****)
Tulisan Ust. Lili, selalu worth to buy, worth to read. Ketulusan dan kejernihan beliau, terasa banget, mengalir dalam tulisannya. Buku ini, suplemen ruhiy lah ya pokoknya. Wajib punya, okeh?

Rasulullah is My Doctor (****)
Demi membersamai Papa yang masih sakit, saya niat beli dan baca buku ini. Jauh dari itu, share dari pak Jerry ini bermanfaat banget. Trust me. Kumpulan ramuan kesehatan didalamnya, patut diamalkan.

Pride and Prejudice (****)
Ini novel emang ketebelan -.-a
Tapi ya karakter Mr. Darcy itu adorable banget. Kesengsem lah pokoknya saya. Haghagh

Tales From The Road (****)
Bukan cerita-cerita perjalanan biasa. Patut dijadikan rekomendasi, tapi mesti menyesuaikan waktu juga sih. Gara-gara kumpulan tulisan Mba Tita disini, saya terjeda banget dengan istilah ‘going native’. Suatu saat, istilah itu mesti menjadi kekuatan saya, kelak saat travelling menjadi sesuatu yang tidak begitu asing dalam kehidupan saya.

Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia (***)
Saya kurang menikmati. Terlalu mengandalkan imaji, karena sifatnya fantasi. Banyak cerita peri, banyak juga tentang mati. Apa sih istilahnya? Metafor? *garuk-garuk kepala*

Tahta Mahameru (****)
Saya suka, deskripsi perjalanan dan tempat-tempatnya. Bikin kepingin. Tanjung Bira, Ranu Pane, saya jadi kepingin kesana. Jadi kebelet naik gunung (padahal belom pernah). Tapi ngerasa ada yang kurang dalam karakter-karakternya. Apa ya? Hmm. Nanti deh, saya ulas dengan kalimat yang lebih banyak.

Pfiuh *lap keringet*
Asli, ngerapel begini bikin pegel bahu saat mengetikkannya. Well, thats it. That my report from my reading activities in these past three months. Semoga berkenan.
Salam semangat bacaaa~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s