#NtMs – Istiqamah

Belakangan saya lebih tak habis pikir saat mendengar kabar ada seseorang yang bisa bertahan lama dalam keistiqamahannya. Istiqamah dalam pemikiran, kebajikan, akhlak, dan prinsip. Istiqamah yang terpelihara hingga puluhan tahun. Akhirnya pun membuat saya merasa biasa saat mendengar kabar ada yang akhirnya menyimpang dari prinsip yang dulu pernah dia pegang. Bukan jumawa. Bukan, Tapi ini tentang fleksibilitas frekuensi iman yang lebih condong tarikannya ke ‘kiri’ ketimbang ke ‘kanan’. Juga tentang karakter manusia yang, ah, tak perlu saya jelaskan disini.

Satu langkah yang diperlukan untuk belok ke kiri itu, sama dengan dua-tiga langkah untuk tetap di kanan. Usaha dalam satu langkah mundur melenyapkan dua-tiga-empat langkah untuk maju ke depan.

Tidakkah seperti itu?

dan sepintas tadi, penutup 8mataair kecemerlangan membisikkan kepada saya dua syarat bagi keistiqamahan: rindu yang tak pupus dan doa yang tak putus.

Noted to Myself -22.26 wib
Selatan Jakarta, 7 Desember 2011

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s