21092011

Terkadang, jumlah saudara kandung yang kau miliki merupakan variabel pengali kebahagiaan dalam keluargamu sekaligus terkadang bisa menjadi variabel pengali permasalahan hidup yang perlu kau tempuh bersama keluargamu.

Honestly, mau posting jurnal yang mellow. Tapi dirasa-rasa, lebih baik menunjukkan ‘penawar’nya ajah. Penawar temporal yang (setidaknya) hari ini tidak membuat saya se-pening kemarin. Bukan apa-apa kok, penawarnya ya si ponakan bungsu, Hafiz.

Sesorean tadi, nemenin dia kesana-kemari. Umurnya baru satu tahun lebih, sedang asik-asiknya berjalan dan mengenal binatang. Alhasil, kejar-kejaran deh tuh dia dengan kucing, ayam, dan burung. Main air kolam, berusaha menggapai ikan dari atas kolam. Berlama-lama liatin sapi dan kawanannya. Capek memang nemenin ponakan ‘sibuk’ sendiri seperti itu. Tapi ya asik juga mengcapture ekspresi mereka. Dimana rasanya, kesusahan yang menggantungi pikiran hilang-sementara-entah-pindah-kemana.

Assalamu'alaykum πŸ™‚ , Om..Tante..Namaku Hafizh.
Tante, aku mau liat mbek
Eh, kok suaranya 'Mooo' tante? oh, si mbek rumahnya yg dikanan itu, tante. ngga keliatan nih
Aku sambil maem kerupuk ah, liatin mbek nya


(puas liat mbek dan moo, diajak ke kolam ikan depan rumah) tante, kok ikannya mondar-mandir terus sih. aku kan mau coba pegang. mau kenalan
Eh, Bang Ai lagi main apa tuh. Aku recokin ah, abisnya aku ngga diajak main
Advertisements

2 thoughts on “21092011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s