Separuh Usiamu

Ini malam ke-15, Ramadhan sudah bertamu selama separuh usianya.

Bila melihat debit amal  dan ibadah yang  dilakukan hingga malam ini, aku masih merasa bersalah terhadap Ramadhan. Tiap mengisi lembar mutabaah, selalu terbersit dibenak,’mengapa hanya sebegini ibadah yang ku lakukan?’

Duh Ramadhan, di paruh akhir usiamu ini, biarkan aku merapat lebih dalam lagi. Sampaikan pada-Nya, hambaNya ini memohon kekuatan yang lebih untuk bisa mendekap erat kesyahduan dan kemuliaanmu hingga nanti tiba saat aku harus menyaksikanmu pergi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s