Recovery

Membaca dan menulis, belakangan aktivitas tersebut sedang mampat. Padahal saya pernah yakin sekali bahwa buku (pengetahuan yang didapat dari buku dan membaca) adalah candu. Ekstase-nya selalu bisa memberikan kesenangan tersendiri. Menulis pun, meski berbeda dengan pandangan saya akan membaca, setidaknya pernah menjadi aktivitas yang begitu ingin saya kuasai. Naas, satu bulan kemarin, kehidupan saya sedang kering dari dua candu tersebut. Mengapa?

Ada alasan-alasan yang akhirnya saya pahami sebagai titik-titik kelemahan. Tidak, saya tidak akan menjabarkannya disini. Saya malu. Malu sekali. Tapi dengan rasa malu itu, saya diberitahu untuk muncul ke permukaan kembali, untuk setidaknya mengambil udara dan bernapas teratur lagi.

Baiklah ziyy, time for healing (ah, istilah healing pun tepat sekali menggambarkan keinginan hati untuk mengatasi β€˜kecelakaan’ ini).

Advertisements

3 thoughts on “Recovery

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s