Cahaya di atas Cahaya

Sungguh, menuju Tuhan adalah batasmu

Allah cahaya langit dan bumi

Misal cahayaNya bagaikan misykat

Di dalamnya terletak lampu

Lampu itu penaka kaca

Dan kaca itu laksana bintang memijar

Dinyalakan dengan (minyak) pohon yang diberkati,

Pohon zaitun yang (tumbuh) bukan di timur dan di barat

Minyak itu saja hampir-hampir mengeluarkan sinar walau tak disulut api

Cahaya di atas cahaya

(disadur dari Al-Qur’an- Muhammad Iqbal)

***

Allah (Pemberi) cahaya kepada langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya seperti lubang yang tidak tembus (misykat), yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat *, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah member petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia Kehendaki, dan Allah Membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

(QS. an-Nur : 35)

*Pohon zaitun itu tumbuh di puncak bukit, ia mendapat sinar matahari baik pada waktu matahari terbit maupun ketika akan terbenam, sehingga pohonnya subur dan buahnya menghasilkan minyak yang baik

Advertisements

One thought on “Cahaya di atas Cahaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s