Tidak tahu, mencari dan tertarik

Have you ever wanting to be ‘someone’? then . . what do u want to be?

Pertanyaan tersebut akan mudah dijawab oleh seseorang yang memang memiliki mimpi. Tapi, jawaban apa yang akan didapat bila pertanyaan tersebut dilontarkan kepada seseorang yang belum mengetahui apa yang diinginkannya?

Ada baiknya, ketidaktahuan tersebut membuat seseorang mencari. Mencari jawaban dari pertanyaan yang membuat kita resah biasanya akan membuka pikiran kita akan banyak hal. Katakanlah bahwa kita mencari jawaban atas pertanyaan,” Ingin jadi seperti apa diriku nantinya?”

Pencarian adalah hal yang menguras tenaga dan pikiran. Terlebih bila kita mencari sesuatu yang belum kita kenali. Biasanya kita akan dibawa kepada banyak hal baru dimana kita akan berusaha untuk mengenalinya. Sehingga, banyak terminal yang kita cari, banyak pintu yang kita buka dan banyak celah yang kita intip. Bila keingintahuan itu tidak berdegup kala kita membuka suatu pintu maka jawabannya adalah kita harus mencari degup keingintahuan dari pintu lain.

Pastikan bahwa kita tidak berlama-lama mencari tahu jawaban. Tapi mencari jawaban sambil mematri diri bahwa akan ada ujung dari perjalanan mencari tahu tersebut. Pada ujung dari pencarian jawaban, akan muncul ketertarikan. Ketertarikan tersebut yang akan membawa kita pada sebuah konklusi tentang jawaban yang kita cari.

Lompatan berikutnya, menurut saya, ketertarikan bisa menjadi poin yang mengawali seseorang dalam menjadi dirinya. Karena ketertarikan memenjarakan kita pada hal-hal yang membuat kita memiliki kecenderungan.

Well, yang ingin saya katakan adalah jangan berhenti pada hal dimana kamu memiliki ketertarikan atasnya. Berdoa dan berusahalah agar ketertarikan tersebut membawamu pada hakikat ‘untuk menjadi sesuatu’ dan pastinya buat ‘ketertarikan’ tersebut membantumu!

Advertisements

10 thoughts on “Tidak tahu, mencari dan tertarik

    1. well, actually, you should know something.

      pernah satu kali, ada yang menyuruhku membuat simulasi headline dimana objeknya adalah diriku dimasa bilangan tahun ke depan (terserah itu yang kau tentukan 3 tahun, 5 tahun, atau x tahun).
      dan di saat yang sama, saya malah mematung.
      tiba-tiba sadar bahwa hingga di akhir masa remaja bahkan saya tidak yakin dengan apa yang saya inginkan. (*saat itu saya punya keinginan menjadi penulis)

      isn’t it a horrible thing? sedih banget rasanya saat itu. karena kehilangan arah ‘keyakinan’.

  1. i’ve ever wanted to be someone, mbak. but somehow, then i realized that i couldnt reach it. saya punya pandangan, punya usaha, tapi., ya gitulah.

  2. pfff timingny pas lagi. Zi tega ih 😀

    gara-gara kmrn ngbrol ma tmen sekelas, ” mank seriusan gitu kita mau jadi akuntan SEUMUR hidup?” …dan di blog langganan da entry ttg “usia sy udah segini. tapi pencapaian sy apa?”, fyi, penulisnya 14 tahun. Ohok.

    -nunggu hak pilih kita balik lagi ntar akhir tahun 2011 =)-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s