some-sign

Jikalau ingat bahwa beberapa malam lalu begitu paniknya menangani airmata yang jatuh, begitu pahitnya menelan kesedihan dalam sendu, begitu sesaknya menyisakan ruanghati hanya pada kekesalan, maka semua itu ku harap hanya sepenggalan saja.

Benar-benar sepenggalan,

**

Tapi perasaan tenang di detik ini menunjukkan bahwa benar Dia telah tunjukkan bahwa kesedihan itu tak perlu berlama-lama mengunjungi hati kita. Bahkan bisa dikata, tubuhku ini refleks mengendapkan ingatan tentang betapa bergetarnya tubuh saat gemuruh kesal itu meluruh bersama tangis.

**

Bila memang harus terlalui oleh kita. . sedih itu . .senang itu . .maka terima saja ia layaknya sebuah tamu. Tamu yang sewaktu-waktu membawa keberkahan, dan yang sewaktu-waktu mengantarkan kita seberkas refleksi . .yang keduanya bisa kita lepas nantinya dengan simpul senyum yang sama.

Advertisements

5 thoughts on “some-sign

  1. Jangan biarkan sedih mengalahkanmu, Ziy..
    Jika sedih memberimu sejuta alasan untuk memenangkannya, maka tunjukkan bahwa kau punya sejuta satu alasan untuk mengalahkannya. Chaiyyyoooo!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s