Peradaban itu besar

Berbicara tentang hal-hal besar, memang rasanya capek. Bikin lelah.

Lebih-lebih bila membicarakan peradaban.

Aku menghargai, bahkan menyukai untuk terlibat dalam dialg mengenai peradaban. Inilah mungkin situasi saat pangkal pemikiran dimbang-ambing.

Bisa saja terjerembab, namun bisa lebih indah saat dirimu memiliki pegangan dan kemudian terkendalikan. Fikrah- bisa dibawa ke dalam pintu-pintu yang berbeda yang lebih membuka mata-mu yang menghilangkan silau dari pandangan mata.

Ah, memikirkan manusia dan peradaban. sungguh seperti memangkul gunung. Ini mengait dan erat dengan kemanusiaa. Manusia yang memiliki cipta dan karsa dan memiliki kerajaan pemikiran yang lantas tidak mudah diterabas..

Tapi menyejukkan, bahwa ada sjalinan keinginan untuk membangun sebuah peradaban yang islami.

MasyaAllah

Allah al-Malik. Raja dari segala raja

SDIT Baitul Maal bersemangat!

13 Safar 1431 H

Advertisements

One thought on “Peradaban itu besar

  1. Tidak akan berat jika kita menyukai tantangan…

    Muhammad Al-Fatih sang penakluk, yang semua orang menganggap menaklukkan Romawi dan Persia, dua peradaban agung saat itu, menjadikannya tertantang untuk membuktikan kepada dunia, bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini….

    Dan hidup untuk memikirkan hal yang besar, hidup untuk menaklukkan tantangan…akan membuat hisup lebih hidup, penuh taste, rasakan mantapnya…iklan.mode.on

    salam kenal dari mbak Oyen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s