Sendiri menyepi…bersama-sama dengan cinta,

<!– @page { margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>

Sendiri menyepi… bersama-sama dengan cinta,

Sendiri…padahal dunia ramai,

Sendiri…padahal episode kehidupan terus berlangsung

Pfufu…aku bingung dengan diriku. Tak jarang merasa sendiri..padahal kawan-kawan di sekeliling ramai tertawa. Adakah yang aneh dengan diriku? Apa ini berkaitan dengan kepribadianku yang ‘melankolis’ dan extra sifat yang ‘sensitif’?

Pfufu…aku belum menemukan jawabannya.

Sendiri itu indah,

Tapi bagi yang lain, sendiri dan diamnya diriku itu adalah ketidakwajaran..

Ziy, kenapa?

Lagi mikirin apa, Ziy?

Hayooo..nape nih bu?

Pertanyaan yang berdatangan, saat wajahku kaku, dan tak banyak memproduksi suara.

Ngga ada apa-apa kok

Itulah senjataku yang terampuh sebagai jawaban.

Tapi, baguslah….banyak saudari fillah yang mengingatkan..

Oy’ kawan, kita jalan bareng yuk!

Hey’, senyum dong friend!-sambil menyunggingkan senyum-

Ya ampun, kamu ngga sendiri sayang! Ada ana, ukhty…,ukhty…! See, banyak yang nungguin kamu tuh!

Meski kesendirian selalu menjadi hal istimewa bagiku,

Tapi bersama-sama dengan cinta adalah lebih baik.

Yup! Bersama-sama dengan cinta, yang berwujud keluarga, teman sekamar, ikhwati fillah, rekan di kelas, teman seperjuangan dalam satu organisasi, kakak tanpa persamaan darah, kupu-kupu…

Bersama-sama dengan cinta, senandung keceriaan hari-hariku selanjutnya!

6.40 am_PJMI_20 Maret 2009_saat kesendirian berwajah kebersamaan yang bersenandung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s