Kompre Magang Media Center XII

Kamis lalu, on my way rutinan ma’had, aku sempat bertanya ke mb’ Novi tentang kompre. Nyari bocoran sedikit tentang kompre yang dibikin oleh makhluk bengkel medCen STAN itu.

Dari mba Novi, agak sedikit tergambar bahwa kompre itu berasal dari kata ‘komprehensif’ layaknya ujian komprehensif. Mba’ Novi menggambarkan kompre media center seperti ujian terakhir, rangkaian terakhir, step terakhir yang mesti ditempuh para magangers sekaligus ajang penentuan kelanjutan langkah kami (magangers) untuk akhirnya menjadi makhluk bengkel yang ‘real’ dan diakui.

Well, tersimpulkan olehku bahwa kompre media center adalah semacam ajang uji kelayakan, mempertanyakan kembali status kelayakan magangers untuk terus eksis di pers mahasiswa dan di media center khususnya.

Malam itu, Sabtu malam jam 21.11. akhirnya aku sampai kembali di kampus ali wardhana STAN di bilangan Bintaro. Lelah?pastinya. Dinginnya angina malam yang menyergap tubuhku selama 2 jam aku di motor, masih terasa. Kini, episodebaru lagi di Sabtu malam yang cerah ini.

Aku bergegas, berlari kecil menuju bengkel, dan tidak ku dapati seorang pun. Ternyata ada yang menghampiriku, Mas Medi yang akhirnya membawaku ke lingkaran besar yang disesaki makhluk bengkel dari angkatan IV hingga calaon angkatan XII. Wuih, rame!

Lingkaran itu hanya diterangi oleh lampu taman yang bundar dan disergapi atmosfer keakraban para penghuni bengkel. Well, setting yang diambil ini adalah upaya mencairkan, menghidupkan suasan kekeluargaan, karena selanjutnya lingkaran ini ramai dengan perkenalan oleh seluruh rakyat media center dan sharing mengenai idealisme jurnalistik secara global dan kesan-kesan yang kami (calon angkatan XII) alami selama 4bulan masa magang. Seru, diiringi gelak tawa dan direcoki oleh kalimat-kalimat gesit yang meluncur dari pelakon pers. Karena ketentuan durasi yang tak banyak, sharing and greeting ini diakhiri di Sabtu jam 10malam. Kami, dipersilakan untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk kompre yang akan dimulai jam 01 pagi keesokan hari.

Well, its time to get rest. But its kind a hard to rest. Well, I’m tired but it wont let me have a break with rest as soon as I had to. Ada aja deh, perut sakit lah, kelaperan (hehe^^) atawa mata susah dipejamkan! Apa grogi ngehadepin kompre yah? Alhasil baru bisa tidur jam 12 kurang. Well, bangun jam 01.30pagi di minggu yang masih gelap. Setelah bersih-bersih, kami dibawa kembali ke markas Media Center di gd.G.101. sebentar lagi kompre dimulai. Dan kami diminta untuk menunggu.

Pertama-tama dua orang dari kami dipanggil, Medi dan Findo beruntung mendapatkan kesempatan pertama. Ada jeda sekitar setengah jam, sampai panggilan kedua dilanjutkan. dan panggilan kedua mengharuskan aku bersama Wendy keluar bengkel. Kami lantas diberi peta tentang letak pos-pos yang harus dilewati pagi ini. Mesti hapal! Ada 4 pos yang tersebar di gd.L, dan Gd. E. well, it was really cold outside. Aku dan Wendy mendapati jalur yang berbeda untuk menuju pos. argh!it means aku mesti sendirian. Dan aku gg punya bayangan ttg apa yang akan ku hadapi.

Jarak 10m..aku melihat ada cahaya lilin dari kejauhan, ada sileut beberapa manusia disana. Ye it is! Pos 1A telah tampak. Tebak apa yang kulakukan pertama kali mendapati 4orang makhluk bengkel interviewer duduk sejajar dengan menyisakan tempat kosong di hadapan mereka yang adalah tempatku seharusnya. Aku menyapa, meminta perizinan untuk duduk! Dan tampang mereka benar-benar telah diskenariokan untuk jadi sedemikian galak dan angkuh. Hadowh..ciut nyali nih!

Pertama, mereka memintaku untuk meniru jalannya Spiderman. Lantas aku hanya peragakan jalan biasa kepada mereka. Entah maksud mereka apa? Lantas aku diminta mengenalkan diriku dengan identitas selain identitas yang ada di KTP??artinya aku bahkan tidak menyebut nama! Sejurus kemudian, aku dibombardir oleh pertanyaan dengan tanggapan sinis mereka, kurasa menguji mental calon penghuni bengkel ini. Sejauh mana aku mengenal bengkel, sejauh mana aku mengukur potensiku untuk kemudian terus ada di dalam keluarga Media Center. Kata-kata kemudian dimentahkan oleh argument-argumen mereka yang tidak patah. Habislah aku! Hatiku benar-baner gg karuan! Ingin rasanya minggat! Mati kutu, mungkin! Entah apa yang bisa mereka simpulkan tentang aku!

Lantas aku dipersilakan berjalan menuju ke pos 1B. yang tak jauh dari sana. Aku lunglai berjalan dan disuguhkan greeting berbahasa inggris.,”what are you doing here?” Tanya Mas Ari, kakak tertua di kompre kali ini. Aku terdiam. Emangnya aku ngapain ya?? Aku menjawab bahwa aku hanya memenuhi perintah untuk berjalan melanjutkan ke pos ini.

Lalu pertanyaan lain juga datang bertubi. “kamu ngapain disini? Seberapa layakkah kamu untuk diterima di keluarga ini?” aku hanya menjawab,”Aku belum layak. Karena kekuranglayakan ini yang menggerakkan aku hingga disini!”

Dibiang klise, jawaban kacangan atau ditertawakan. Itulah perlakuanku di pos terakhir ini. Diminta utuk menyanyikan senandung yang menggambarkan suasana hatiku saat itu, tapi aku hanya diam berpikir. Argh..tidak ada lagu yang pas saat ini!

Akhirnya aku tidak bernyanyi. Karena telah lumayan waktu ku putar otakku mencari lagu yang pas, namun hasilnya nihil. Dan aku jadilah lagi bahan cercaan. Meski begitu, aku masih bisa tersenyum karena Mas Ardhi bilang,”sampai saat ini, kamu calon yang lumayan dari yang telah ada tadi!” oh My, ni pujian apa celaan. Atau mungkin aku sedang nightmare. Lantas aku dipersilakan untuk kembali ke bengkel. Dan kulihat beberapa temanku bermuram wajah. Suntuk, ada sirat kecemasan dan kekesalan. Akhirnya kami menunggu sampai teman kami yang terakhir menyelesaikan tugasnya , dengan bercerita apa-apa yang terjadi padaku hari itu.

Hari kami di kampus belum selesai, tapi alhamdulillah, selanjutnya yang kami dapati adalah perlakuan manis kembali dari para makhulk bengkel pada kami, seperti sebelum kompre ini. Menunggu sarapan sambil bernyanyi dan berfoto-foto. Bahkan ada yang memilih untuk tidur lagi! Dan saatnya sarapan, agenda kompre terakhir di hari itu! Kami sarapan bersama! Senangnya! Kira-kira gimana resultnya ya?? Akankah kami tetap beranggotakan 10 orang atau sebaliknya berkurang?

Allahu a’lam. Berikan yang terbaik untuk anak ini, ya Rabb

Advertisements

One thought on “Kompre Magang Media Center XII

  1. Cerita teman saya yang ikut MC, sungguh kental suasana akrab di MC, walau deadline terus menghantui.
    he27x.

    Waktu temen saya cerita, jadi pgen masuk MC, tapi denger soal deadline saya jadi ciut.
    he27x

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s