Layang-layang

layang-layang_gettyimages1

Layang-layang

Di sebuah taman kota, duduk 2 orang di sebuah bangku panjang. Keduanya tampak akrab, sesekali terdengar tawa berderai ditengah percakapan yang mereka lakukan. Seorang diantara mereka berbicara, ” Paman, ada 1 hal yang mengganjal dalam fikiranku. Mengapa dulu kau berikan aku layang-layang saat ayah meninggal?? Bukankah benda itu tak lazim dberikan sebagai tanda belasungkawa??”

Sang paman tampak mendengarkan. “Jadi kamu masih menyimpan layang2 itu??” Pemuda itu menjawab “Ya, aku ingin tahu apa arti semua itu buatku. Aku masih bersedih hingga saat ni, sebab orang yang kucintai tak lagi bersamaku, ayah sangat berarti buatku. Tapi mengapa saat itu paman memberikan layang2 padaku? Bukankah saat itu bukan waktu yang tepat untuk bermain laying-layang?” tanya pemuda itu sambil berkaca-kaca.

Sang paman meneliti wajah keponakannya dan berkata “Nak, kami juga bersedih saat kehilangan ayahmu. Namun, janganlah kamu berputus asa. Layang2 itu kuberikan padamu, agar kau bisa menegakkan kepalamu saat kau bersedih. Pandanglah ke langit, tataplah angkasa. Layang-layang itu adalah sebagai pengingat, bahwa selalu ada harapan diatas sana. Layang-layang itu adalah tanda bahwa akan ada selalu curahan kebahagiaan yang turun dariNya. Terbangkan laying-layangmu setinggi-tingginya, seperti halnya kau terbangkan semua impianmu. Tapi ingat pegang erat benang ditanganmu,agar tak kehilangan arah dalam menggapai hasratmu.”

Keduanya saling berpandangan. “Terimakasih paman. Aku kan mengingat semua ucapan paman. Aku percaya ayah pasti mendengarnya.”

“Ingatlah nak, selalu ada harapan dari Allah diatas sana. Terbangkanlah layang2mu, naikkan setinggi2nya. Pandanglah ke atas, tegakkan kepalamu setiap kali bersedih, sebab Allah akan memberimu curahan rahmat dan berkahNya dari langit..

Lelaki itu melanjutkan ucapannya, “Tataplah angkasa, setiap kali kau merasa tak bahagia, percayalah diatas sana ada Allah yang kan mendengarkan setiap do’amu.”


[1 dari 30 kisah dalam buku Kekuatan Cinta, Irfan Toni Herlambang]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s