Menjelma Cinta

Engkau panggil jiwa yang tenteram

Untuk kembali kepada-Mu dengan rela dan direlakan

Engkau berfirman bergabunglah ke penyembahan kepada-Ku

Engkau berfirman masuklah ke surgaKu

Yang tidak tenteram tidak Kau panggil

Karena yang tak tenteram tak bisa kembali

Yang tak tenteram hanya bisa menjauh pergi

Yang tak tenteram tak sanggup rela

Dan mustahil Engkau relakan

Yang tak tenteram kuda-kudanya goyah untuk menyembah

Yang tak tenteram mata jiwanya buta

Langkahnya kandas sebelum surga

lovefourteen

Jiwa tenteram ya Allah

Jiwa muthma’innah

Tuntunlah hidup hamba berbenah

Karena di alam hidup jahiliyah

Tak diajarkan kepada hamba jiwa muthma’innah melainkan hanya kepasrahan yang salah

Para ulama menyuruh hamba jadi prajurit

Kalau salah lengkah berbunyilah peluit

Ya Allah kekasih

Kalau agama hanya berwajah fiqih

Kepatuhan hamba terasa perih

Yang hamba peluk adalah cinta pengabdian

Hanya dengan itu bisa rela dan direlakan

Hamba sembahyang tidak untuk menaati mereka

Tenteram sujud hamba semata karena kepada-Mu

Seluruh diri hamba menjelma cinta

1988

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s