Bolehkah kepada selain Dia, kita meminta??

Hari ini,15 September 2008, di pelataran yang disesaki tenda-tenda yag menyajikan jajanan berbuka. Aku dan beberapa sahabatku, duduk menunggu pesanan makanan.

Tak sedikit, yang lalu lalang di meja kami. Ya, yang kumaksudkan adalah saudara musli kita yang berjalan kesana kemari, mengandalkan belas kasih dari muslim lainnya untuk menyambung kehidupan.

Sepasang manula datang, tak lama berselang- beberapa anak kecil datang, lalu terakhir…seorang pemuda (yg aku perkirakan berusia lebih muda satu sampai dua tahun dari umurku saat ini.

Ya, tujuan mereka sama. Menadahkan tangan untuk sekedar mendapatkan 500, 1000, atau lebih jika mereka beruntung.

Tapi, melihat pemuda yang terakhir, aku miris.

“Ayolah kak, kasihani! Ayolah kak, beri kami uang! Ayolah kak, tolong!”

Illahi Robbi, mengapa seperti itu? Tak adakah opsi lain selain meratap, meminta, kepada sesama manusia?

Tidakkah mereka mencoba untuk mensyukuri karuniaMu dengan mencari nafkah lewat rahmatMu?

Astaghfirullah…..mengapa aku berburuk sangka?

Mungkin saja, itu adalah jalan terakhir setelah usaha-usaha mereka yang lalu?

Atau memang tak ada tempat bagi mereka lagi?

Atau memang, kepayahan setelah mengalami cobaan dunia yang membuat mereka seperti itu…

Ya Robb, jadikan apapun keadaan kami, menjadi kekuatan kami hingga bertambah keyakinan kami!

Jadikan kefakiran, sebagai pembuka pintu kebahagiaan untuk kami di jannahMu nanti!

Jadikan kepayahan saat berjuang, sebagai pembayar tiket menuju keindahan janjiMu kelak!

Hanya padaMu satu, tempat kami bergantung dan memohon!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s